IPTEK | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Minggu, 24 Februari 2013

PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (16): KEBERADAAN TEORI REINKARNASI

Yang patut disebut di sini, begitu banyak pakar dan dokter ternama yang melakukan penelitian reinkarnasi, pada awalnya mereka semua tidak memercayai inkarnasi.

Penelitian reinkarnasi di kalangan dokter Barat, diperkirakan berawal sekitar 1960-an, dan berkembang cukup pesat. Pada umumnya dapat dibagi menjadi 2 jenis. Pertama, melalui pengumpulan dan pembuktian atas kasus-kasus anak yang dapat mengingat kehidupan masa lalu, untuk diteliti apakah merupakan inkarnasi serta fenomena yang terkait dengannya.

Proses metode tersebut, setelah objek ditemukan, dikumpulkanlah bahan-bahan yang bersangkutan, kemudian dijadikan satu kasus untuk diteliti, diambil langsung bukti-bukti dan ditindak-lanjuti dengan pengamatan, terakhir dilakukan penulisan laporan.

Cara demikian sederhana dan praktis, bukti tak terbantahkan, orang mudah mengerti. Lagi pula siapapun boleh membuktikan sendiri, sehingga sangat objektif, tinggi kehandalannya. Ada sebagian kasus setelah terungkap membuat heboh, memiliki persuasif yang kuat. Namun cara tersebut memakan waktu agak panjang, karena tindak lanjut pengamatan pada umumnya memerlukan waktu beberapa tahun bahkan lebih lama lagi. Jenis lainnya adalah di bawah bimbingan psikiater, di bawah kondisi hipnotis dilakukan pengingatan kembali kehidupan masa lalu.

Cara pertama diwakili oleh Profesor Ian Stevenson, pakar psikiatri tersohor dari Universitas Virginia, AS. Pada 1960, Prof. Ian Stevenson telah mengumumkan sebuah artikel yang mendapat penghargaan berjudul "Pembuktian Memori Kehidupan Masa Lalu". Artikel tersebut diterbitkan di majalah milik Asosiasi Studi Jiwa Amerika, dampaknya cukup besar, dinobatkan sebagai prolog penelitian reinkarnasi di negara Barat. Sejak saat itu, Profesor Ian Stevenson mencurahkan seluruh energinya ke dalam studi reinkarnasi.

Dalam 40 tahun lebih hingga sekarang, ia telah mengumpulkan 2.600 kasus dari seluruh dunia, dan telah menerbitkan 10 buku monografi dan puluhan tesis akademik, diantaranya banyak digunakan sebagai karya klasik para peneliti. Ia melakukan studi dengan metode tradisional, namun peneliti dari dua metode manapun telah menggunakan buku atau artikelnya, terutama buku karangannya 20 Cases Suggestive of Reincarnation dan Children Who Remember Previous Lives, dengan sikap yang serius dan gaya kerja yang cermat serta akademiknya yang menonjol, telah mendapatkan kehormatan dari masyarakat dalam penelitian reinkarnasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Dalam penelitian reinkarnasi metode ke-2, yang paling terkenal adalah Dr. Brian Wyse. Buku pertamanya berjudul, Beberapakali Kehidupan Masa Lalu, Beberapa Guru Besar, telah terbit sebanyak 2 juta jilid dan diterjemahkan ke dalam 20 lebih bahasa.

Yang patut disebut disini adalah, banyak sekali pakar dan dokter ternama yang melakukan penelitian reinkarnasi, pada awalnya mereka tidak memercayai inkarnasi. Namun karyanya sendiri telah terpampang didepannya, tidak dapat dihindari, juga tidak dapat dipungkiri, tidak bisa jika tidak percaya. Mereka kebanyakan melalui proses dari awalnya tidak percaya, terkejut, bimbang hingga akhirnya percaya dan selanjutnya terjun secara aktif dalam kegiatan penelitian.

Selain itu, di Barat, terutama Amerika Serikat, ada beberapa orang yang mempunyai kemampuan supranatural (psychic). Walaupun mereka tidak langsung terjun ke dalam studi reinkarnasi, mamun sumbangsih mereka dalam mendorong fakta nyata reinkarnasi tersebut ke masyarakat cukup besar. Bahkan sebagian orang dari mereka berpengaruh sangat besar terhadap beberapa ilmuwan arus utama yang melakukan studi tersebut.

Mereka sebagian besar telah mempunyai nama dan kedudukan di masyarakat karena memiliki kemampuan khusus dalam mengobati penyakit berat, penyakit yang jarang dijumpai dan sulit ditangani. Diantaranya ada yang sangat ternama, mereka sama dengan peneliti jenis ke-2, sama-sama demi mengobati atau membantu menyelesaikan masalah yang sulit diatasi dalam kehidupan, maka menyelidiki kehidupan masa lalunya.

Perbedaannya adalah, dokter menggunakan cara "melihat kembali kehidupan masa lalu" untuk dilihat sendiri oleh pasien kehidupan masa lalunya, sedangkan dalam metode kedua, mereka menggunakan kemampuan hipnotisnya melihat kehidupan masa lalu sang pasien. [Teo Ai Ping / Jakarta]

Bersambung ...

* DA JIA PENG YOU - XIN NIEN KUAI LE - GONG XI FA CHAI *

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA