IPTEK | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Selasa, 28 Mei 2013

PANDANGAN SEJATI TENTANG PERADABAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA (30): MENGENAL DUNIA SECARA TEPAT

Karakteristik terpenting dari aksara Tionghoa yang membedakan dengan huruf lainnya adalah sifat simbolis dan holografisnya, kapasitas informasi berlimpah yang terkandung dalam setiap huruf itu sendiri...

Selanjutnya kita mencoba menilik sejumlah fakta konkrit dari beberapa ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman Tiongkok kuno.

Bidang Astronomi:

Pengamatan terhadap nova (bintang baru) dan supernova, Tiongkok kuno adalah yang paling awal di dunia, lagipula hasil pengamatannya sangat lengkap dan terperinci. Kalender terpadu Yin-Yang yang paling awal di dunia, setidaknya telah digunakan dalam jangka panjang sebelum Dinasti Shang (abad ke-17 – 11 SM).

Ia menyelaraskan siklus peredaran Matahari, Bumi, Bulan, merupakan sejenis kalender yang memadukan keunggulan kalender umum Yang dan kalender Yin, dan menyelaraskan kontradiksi dua kalender tersebut. (Perhatikan, kalender Tiongkok sekarang pada umumnya disebut "Kalender Yin", namun pada hakekatnya ia adalah sejenis kalender terpadu Yin dan Yang, sedangkan kalender yang umum digunakan di seluruh dunia sekarang ini hanyalah murni kalender Yang atau disebut pula sebagai Kalender Gregorian).

Bidang Teknik:

Kereta penebar benih serba guna yang unik (dapat sekali jalan menyelesaikan penggalian parit, penanaman benih, penebaran pupuk, menutup kembali lubang dan pemadatan tanah), alat peniup sekam padi dan tali pengendali kuda, semua ini menjadi pelopor dunia selama 1.800 – 2.000 tahun.

Teknik inti mesin uap terkemuka di dunia eksis selama 1.200 tahun; proses pembuatan baja jenis Siemens menjadi terkemuka di dunia selama 1.300 tahun; jembatan batu lengkung satu lubang dua sisi pundak jembatan terbuka telah mendahului dunia selama 500 tahun; rantai transmisi terkemuka di dunia selama 800 tahun; pengecoran dan pembuatan baja dan alat peniup hidrolik terkemuka ada di dunia selama 1.900 tahun.

Bidang matematika:

Qin Jiushao (1208 - 1261), seorang ahli matematika zaman Dinasti Song Selatan, pada 1247 menciptakan metode hitung rumus kesamaan tinggi, telah mendahului Horner (1819) dari Inggris 500 tahun lebih.

Bilangan Pi dari hitungan Zu Chongzhi (429 – 500), ketepatannya hingga 7 angka di belakang desimal, 1.000 tahun lebih awal dari negara Eropa. Teori Gou Gu (Teorema Pythagoras) ditemukan oleh ahli matematika Shang Gau di zaman Dinasti Shang (abad 17 SM – abad 11 SM) pada abad 11 SM, mendahului penemu pertama dari negara barat Pythagoras selama 500 tahun.

Ahli Matematika Liu Hui dari Kerajaan Wei (403 SM – 225 SM) berulang kali menggunakan teori Gou Gu untuk menemukan Pi, dalam karyanya "Haidao Suanjing" selangkah lebih maju lagi, telah mengembangkan Teori Gou Gu menjadi Teknik Pengukuran Ulang Perbedaan Teori 4 Pythagoras yang telah 1.000 tahun lebih mendahului negara-negara lain di dunia.

Bidang Aksara:

Aksara dapat menandakan peradaban umat manusia, mewakili cara pemikiran dan taraf perkembangan berbagai bangsa yang berbeda.

Perbedaan karakteristik terpenting aksara Tionghoa dengan huruf lainnya adalah sifat simbolis dan holografisnya, kapasitas informasi yang berlimpah terkandung dalam setiap aksara itu sendiri.

Aksara Tionghoa merupakan sejenis huruf yang menyampaikan artinya, perkataannya singkat namun mengandung arti yang mendalam, menyatu-padukan suara, bentuk serta maknanya, jauh melampaui bahasa Inggris, Prancis dan bahasa lainnya, karena mereka hanya menyampaikan suara huruf, mewakili sejenis suara, tidak mengandung makna yang sesungguhnya.

Sekjen Asosiasi Pendorong Kemajuan Pendidikan (Huruf) Kanji Jepang, Ujikawa Hiroyuki mengatakan, ketika sang ibu mendidik bayi yang masih disusui, jika hanya mengajarkan pelafalannya saja, maka bayi tidak mudah langsung mengingatnya, namun jika dibarengi dengan memperlihatkan hurufnya, maka dapat dengan cepat diingat si bayi, seakan-akan diantara bayi dengan huruf Kanji memiliki daya penghubung bawaan lahir.

Pada Mei 1982, psikiater Dr. Chard Deline menulis buku yang dipublikasikan di majalah Nature, sangat menggemparkan dunia. Ia telah melakukan penyelidikan terhadap IQ anak di lima negara, yaitu Inggris, AS, Prancis, Jerman dan Jepang. Ditemukan bahwa rata-rata IQ anak-anak di 4 negara Barat adalah 100, sedangkan di Jepang rata-rata 111, penyebabnya adalah anak Jepang telah belajar huruf Kanji.

Pencetus teori revitalisasi negara dengan huruf Kanji, peneliti Komite Pendidikan Tokyo, Profesor Ishii, dalam bukunya Cara Mengembangkan Kecerdasan Balita menjelaskan: melalui beberapa kali pengujian ulang, hasilnya menunjukkan, jika huruf Kanji tidak diajarkan kepada anak usia dini, IQ-nya juga akan sama dengan anak orang Barat. Namun setelah belajar huruf Kanji, kondisinya akan berubah: jika diajarkan sejak usia 5 tahun, pada 1 tahun sebelum masuk sekolah, IQ-nya dapat mencapai 110; jika diajarkan sejak usia 4 tahun, belajar 2 tahun, IQ-nya dapat mencapai 120; jika diajarkan sejak usia 3 tahun selama 3 tahun, IQ-nya dapat mencapai 125-130.

Hal ini membuat seorang guru Prancis mengatakan: "Aksara bahasa Tionghoa diajarkan pada anak-anak Prancis, tujuan utama bukan untuk menguasai sebuah alat bahasa lainnya, melainkan adalah melalui belajar huruf Tionghoa untuk mengembangkan kecerdasan anak-anak Prancis."

Dr. Lu Suixian dari Australia juga menemukan: "Tata bahasa Tionghoa paling cocok dengan tata bahasa matematika. Matematika hanya 10 angka sudah dapat memanifestasikan segala nilai angka, pertama adalah melalui penggabungan yang fleksibel secara berlapis-lapis, kedua adalah melalui perubahan urutan simbol, ketiga melalui sebuah istilah multi karakter. Bahasa dan huruf Tionghoa justru bersandarkan 3 poin tersebut, dengan hanya lebih-kurang 7.000 huruf sudah dapat menghadapi segala aspek dari masyarakat modern ini. Inilah satu di antara penyebab utama tingginya IQ matematika anak-anak Tiongkok."

Huruf Tionghoa juga merupakan huruf yang paling mampu meningkatkan kemampuan asosiasi seseorang. Memadukan berbagai aspek di atas, boleh jadi huruf Tionghoa merupakan sebuah mutiara yang sangat berharga dan sebuah keajaiban dalam peradaban umat manusia. [Teo Ai Ping / Jakarta]

Bersambung ...

***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA