IPTEK | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Selasa, 10 Januari 2012

MEMELIHARA KEASLIAN PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGKOK (2)

"Dewasa ini, pengobatan Tiongkok dapat dikatakan bukan sistem pengobatan Barat namun juga bukan pengobatan Timur."

Yu beranggapan pemerintah telah memaksakan pengembangan pengobatan Barat pada sistem pengobatan Tiongkok: "Setengah dari ajaran pengobatan Tiongkok dan setengah lainnya adalah pengobatan Barat." Pada akhirnya, kondisi ini akan menghapus sistem pengobatan tradisional Tiongkok. Jadilah Pengobatan "semi" Tiongkok. Yang tertinggal hanyalah mengajarkan bagaimana mempersiapkan tanaman obat atau bagaimana mempelajari isi buku medis, namun tanpa pengalaman klinis yang nyata. Hanya sedikit yang benar-benar memahami tentang penyakit dan mampu menanganinya dengan baik.

Peraturan ini efektif pada 1999 dan seperti halnya Yu Hong Chao, banyak praktisi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan hebat, namun gagal memenuhi persyaratan. Inilah mengapa kadang-kadang para murid diakui sebagai praktisi medis bersertifikat, tetapi gurunya justru hanya terdaftar sebagai praktisi medis. Menurut peraturan medis Tiongkok, "praktisi medis Tiongkok yang hanya terdaftar" tidak diperbolehkan mengeluarkan surat sakit untuk cuti atau resep, statusnya hanya seperti bidan dalam industri kebidanan. Yu sangat prihatin karena pengobatan tradisional Tiongkok akan segera menghilang untuk selamanya, dan sayangnya, 95 persen warga tidak menyadari hal ini.

Dr. Yu menganggap "pengobatan tulen" adalah "Seseorang yang memiliki kemampuan sejati dalam pengobatan Tiongkok. Dia harus memiliki niat tulus untuk mengobati pasiennya dan dengan tulus akan merekomendasikan pasien untuk berobat ke praktisi medis lainnya jika dia memiliki keterbatasan."

Yu mengatakan: "Jika seorang praktisi dapat menyembuhkan 6 dari 10 pasien, dia adalah seorang praktisi medis kelas pertama. Jika ia hanya dapat menyembuhkan satu pasien atau bahkan tidak dapat menyembuhkan sama sekali, dia tidak mengetahui bagaimana menyembuhkan penyakit dengan baik. Jika dokter tidak dapat menyembuhkan penyakit, lantas bagaimana?"

Dia menambahkan: "Sebagai contoh, saya mengirimkan 10 pasien ke dokter dan ia menyembuhkan mereka semua. Itu adalah seorang praktisi medis Tiongkok kelas pertama. Sebuah kondisi seperti ankilosing spodilitis yakni penyakit jaringan ikat yang ditandai dengan peradangan pada tulang belakang dan sendi-sendi yang besar, menyebabkan kekakuan dan nyeri, tidak dapat diobati dengan pengobatan Barat, tetapi pengobatan Tiongkok dapat membantu memulihkan hingga lebih dari 80 persen."

"Banyak praktisi medis Tiongkok, tapi sayangnya, mereka tidak memiliki sertifikat dan tidak dapat membuka praktek." Hal yang menyedihkan bagi Yu melihat banyak pasien harus mencari praktisi pengobatan tulen Tiongkok ke mana-mana, tapi gagal dan harus menderita konsekuensi yang merugikan.

"Praktisi medis tulen" memiliki tujuan menyelamatkan orang, bukan menghasilkan uang. Di dinding klinik Mr. Yu, ajaran gurunya ditulis dengan jelas: "Diskon atau gratis bagi pasien yang tidak mampu." Dia juga mengatakan harus mengikuti ajaran gurunya, tetapi ia juga menyesalkan penurunan moral masyarakat dewasa ini, sehingga untuk sekedar menelpon mengucapkan rasa terima kasih karena telah menyembuhkan penyakit pun mereka tidak melakukan."

Melayani masyarakat

Menurut statistik pada 2010, Hong Kong berada pada peringkat kedua dunia untuk angka harapan hidup rata-rata. Menurut pendapat Yu, hal tersebut dikarenakan Hong Kong memiliki praktisi pengobatan Tiongkok yang sejati. Banyak negara lain yang memiliki lingkungan, makanan, dan udara yang lebih baik, tetapi mereka tidak dapat dibandingkan dengan Hong Kong. Ketika praktisi pengobatan Tiongkok menghilang, angka harapan hidup Hong Kong juga akan menurun."

Untuk terus melestarikan warisan   pengobatan Tiongkok kuno dari nenek moyang yang telah berusia ribuan tahun, Yu mendirikan "Preserving the Ancient Chinese Medical Association" atau "Asosiasi Pelestarian Pengobatan Tiongkok Kuno", sebuah organisasi nirlaba. Ia berharap dapat melestarikan dan menurunkan ilmu pengobatan Tiongkok murni yang telah berusia 5.000 tahun.

Ketika awal dibentuknya asosiasi, rambut Yu berwarna hitam. Saat ini, hanya selang beberapa tahun kemudian, rambutnya telah berubah menjadi abu-abu. Ini menunjukkan kerja keras seorang dokter tua yang melakukan beberapa pertemuan dan aksi damai. Praktisi medis Tiongkok kuno tidak bisa tinggal di rumah dan menikmati hidup, karena ia perlu menyebarkan berita dan melayani masyarakat.

Selama 10 tahun terakhir, dokter Yu selalu mengklarifikasi laporan tentang pengobatan Tiongkok yang telah terdistorsi. Ia berharap warga Hong Kong akan menghargai nilai sejati dari pengobatan Tiongkok. Dia berkata: "Beberapa penyakit tidak bisa disembuhkan oleh pengobatan Barat dan tentunya  hidup akan lebih baik jika kita memiliki lebih banyak pilihan." [Wang Lili / Tionghoanews]

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA