IPTEK | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Selasa, 25 September 2012

KISAH PENGOBATAN PENYAKIT BERAT "YI SHAN YE HUA"

Buku "Yi Shan Ye Hua (Kisah Pengobatan Penyakit Berat)" memuat hampir 40 kisah nyata kasus pengobatan dengan metode pengobatan tradisional Tiongkok.

Menunjukkan pada pembaca perbedaan antara pengobatan kedokteran Barat dengan pengobatan tradisional Tiongkok. Memaparkan kecanggihan dan keunikan pengobatan tradisional Tiongkok, serta hubungannya dengan jiwa dan raga, ditambah lagi hubungannya dengan yang berwujud dan tak berwujud, seperti unsur karma (dosa) dan lain-lain.

Dalam buku itu dikisahkan, pada umumnya pasien yang telah merasa putus asa dengan pengobatan kedokteran Barat lantas mencoba pengobatan tradisional Tiongkok. Mulai dari pengacara yang dingin, guru olahraga yang merasa ketakutan terhadap manusia, hingga penderita kanker yang terlatih, mengungkap pandangan mereka terhadap dunia dan kepribadian mereka di tengah perbincangan dengan dokter.

Penyebab Utama Penyakit, Menentang Aturan dan Siklus Langit Dan Bumi

Kesan yang diberikan oleh kedokteran Barat adalah mengobati gejala penyakit dan melakukan pembedahan. Tindakan yang sangat mengedepankan sisi materi. Sementara pengobatan alternatif belum mendapat perhatian, dan tidak termasuk dalam 10 sistem utama ilmu bedah. Pengobatan ini tidak dapat diraba, tidak terlihat, namun dapat dirasakan, dan merupakan sistem meridian (jalur lalu lintas energi dalam tubuh) yang sungguh bermanfaat dalam diagnosa dan penyembuhan.

Kedokteran tradisional Tiongkok bertolak belakang dengan kedokteran Barat. Yang diutamakan adalah pengobatan secara menyeluruh, dan beranggapan bahwa penyakit apa pun adalah akibat dari ketidakseimbangan fungsi operasional tubuh secara keseluruhan. Seperti menggunakan "Jamu penguat energi pencernaan" untuk mengobati katarak. Jika sup ini ditambahkan biji teratai dan beras jali dapat mengobati anal fistula (luka bernanah di samping anus yang sulit sembuh) dan lain-lain. Banyak kasus pengobatan diberitakan mendapatkan hasil yang sangat menakjubkan melalui Akupunktur (tusuk jarum). Menurut informasi, ilmu pengobatan Akupunktur adalah satu-satunya gelar akademis yang dapat masuk ke dalam masyarakat AS tanpa harus menguasai bahasa Inggris.

Sebenarnya para dokter ahli di zaman dulu menguasai 3 kemampuan yang mutlak harus dikuasai, yakni meracik tumbuhan obat, tusuk jarum, dan ilmu Qigong. Dalam mengobati pasien, selain mengamati, mendengar dan mencium aroma, bertanya serta meraba nadi dan menekan perut, mereka juga mampu menerawang seperti slice scan, dengan kemampuan bahkan melebihi CT, MRI, APT dan sejenisnya. Oleh karenanya Li Shizhen mengatakan ada terowongan untuk melihat organ dalam dan meridian. Hua Tuo dapat melihat adanya tumor di dalam kepala Cao Cao (155-220, penguasa kerajaan Wei, di era Samkok). Penglihatan mata ketiga ini tidak memerlukan listrik sebagai sumber energinya, dan selalu dibawa kemana pun sang dokter pergi.

Dokter dan pasien masa kini sudah tidak sama dengan zaman dulu. Dokter zaman dulu tidak hanya menggunakan tusuk jarum dan herbal untuk mengobati pasiennya, tapi juga menyarankan pasien bagaimana menghindari masuk angin (flu) dan berpantang dalam makanan. Mereka juga menyarankan bagaimana beristirahat dan beraktivitas berdasarkan aturan siklus langit dan bumi. Namun sekarang berbeda. Dalam Huang Di Nei Jing (Yellow Emperor's Inner Canon, kitab kedokteran tertua Tiongkok, diduga ditulis lebih dari 2.000 tahun silam) dikatakan: "Manusia zaman sekarang, menjadikan arak sebagai saus, dan menganggap kepongahan sebagai hal yang biasa."

Masyarakat masa kini banyak melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan. Seperti belum tidur meski telah lewat tengah malam (pukul 23.00 – 01.00 dini hari), belum bangun tidur meski matahari sudah tinggi, makan es krim di musim dingin, makan hot pot pedas di musim panas; makan makanan mentah hanya karena disebut-sebut menyehatkan, makan ginseng tanpa memerhatikan kualitas tubuhnya panas atau dingin, sedang fit atau lemah, hanya karena ginseng dikatakan dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan stamina.

Memahami Sumber Penyakit, Mengobati Penyakit Harus Mengobati Pikiran Dahulu

Dokter terkenal Dinasti Tang yang bernama Sun Simiao pernah mengatakan, manusia menderita sakit karena adanya penyimpangan pikiran dan perilaku sementara. Dia juga menyebutkan obat dapat menyelamatkan manusia dengan pikiran dan perilaku yang menyimpang hanya untuk sementara. Sedangkan zaman sekarang, manusia tidak lagi memikirkan tentang perbaikan penyimpangan pikiran dan perilaku. Begitu sakit langsung ke rumah sakit dan minum obat. Mereka terperangkap di dalam lingkaran sebab akibat: sakit – periksa ke dokter - mengobati penyakitnya, sama sekali tak terpikirkan mengapa dirinya bisa jatuh sakit.

Dalam semua kasus pengobatan, tidak ada pengecualian, semua mengatakan mengobati penyakit harus lebih dulu mengobati hati, menekankan moral kedokteran, menekankan interaksi antara dokter dengan pasien. Orang yang materialistis dan mengedepankan uang, tidak pantas menjadi dokter. Dokter zaman dahulu adalah orang-orang yang sangat bermoral dan berhati mulia.

Di dalam buku juga dibicarakan, pada saat pasien telah mencoba berbagai obat dan resep namun tidak membuahkan hasil, maka para dokter tersebut mencari alternatif lain seperti mengatur nafas, meditasi, atau berkultivasi. Selama mereka tetap berjiwa besar, memerlakukan orang lain dengan tulus dan ramah, mungkin akan menemukan titik baru kehidupan, dan menciptakan keajaiban dalam kehidupan.

Dalam buku Yi Shan Ye Hua para dokter memiliki pemahaman yang mendalam terhadap pengobatan tradisional Tiongkok, di dalam buku tidak banyak mengungkit masalah penggunaan obatobatan tradisional Tiongkok seperti yang biasa diketahui orang banyak, melainkan menggunakan cerita untuk mengarahkan pembaca agar dapat memahami lebih mendalam akan sumber penyebab penyakit.

Seperti juga para dokter yang mengarahkan pasiennya untuk lebih memahami diri sendiri. Di samping itu, dalam pemaparan penyakit, juga dijelaskan keistimewaan dan intisari dalam pengobatan tradisional Tiongkok, agar pembaca lebih mengenal keunggulan dan keistimewaan pengobatan tradisional Tiongkok. [Li Zixin / Tionghoanews]


Berita | Internasional | Budaya | Kehidupan | Kesehatan | Iptek | Kisah

PESAN KHUSUS

Ingat ! Anda juga bisa mengirim berita kegiatan/kejadian yang berhubungan dengan Tionghoa tempat tinggal anda atau artikel-artikel bermanfaat ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA