IPTEK | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Rabu, 24 Oktober 2012

LUOYANG: TEMPAT LAHIRNYA KEBUDAYAAN CHINA KUNO

Salah seorang teman saya di Jerman berteriak dengan antusias, "Ibu kota kekaisaran tua di Louyang, dengan bunga peoni dan pusi dari Dinasti Tang, bagi saya adalah ekspresi dari kedamaian, kemakmuran dan keharmonisan, sesuatu yang sangat mengesankan bagi saya."

Dia membicarakan mengenai kota di pusat China pada masa jaya. Luoyang telah menjadi sebuah kota metropolitan yang maju selama masa Dinasti Tang (618-907), dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa.

Mungkin karena Luoyang tua dan memori keindahan dari kebudayaan China yang akhirnya telah menginspirasi sekelompok masyarakat China pada 2 Mei 2007 untuk menghibur penduduk di sepanjang jalan kota tersebut dan juga di lokasi turis dengan memakai pakaian tradisional Dinasti Han (206 SM – 220 M). Mereka datang dari berbagai kota seperti Shanghai, Changzhou, Shijiazhuang, dan dari ibukota kekaisaran tua Xi'an. Mereka ingin menciptakan sebuah kesadaran akan kebudayaan China kuno yang berharga yang telah hilang.

* Ibukota Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan

Luoyang juga memilih 13 penduduknya menjadi kaisar daerah, dan ini dipandang sebagai tempat lahirnya kebudayaan China. Terletak di sebelah selatan dari Sungai Kuning, jantung China, kota tersebut selalu memainkan peranan penting, mungkin bukan sebagai pusat pemerintahan, tetapi sebagai pusat penting dari kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Banyak sekali legenda mengenai terbentuknya kebudayaan China yang berhubungan dengan Sungai Kuning, seperti dewi-dewi yang muncul dari gelombang sungai dan membawa kebudayaan kepada manusia. Diantara para dewi dewi yang muncul dari air, terdapat seekor kuda dengan kepala naga, yang membawa lukisan di punggungnya yang akhirnya menjadi cikal bakal munculnya Delapan Trigram. Legenda juga menyebutkan seekor kura-kura muncul dari Sungai Luo – mengacu kepada nama kota – membawa di punggungnya, gambaran mengenai manusia di masa depan. 

Seluruh China tahu mengenai kalimat ini, "Kertas tulis di Luoyang menjadi cukup mahal," dan ini menyinggung hasil kreasi sastra yang terkenal di kota ini. Perkataan ini ditujukan kepada pujangga dan penulis Zuo Si dari Dinasti Jing (265 – 420M) yang mana tulisan-tulisannya begitu berharga sehingga banyak sekali salinan yang tak terhitung jumlahnya telah dibuat dan didistribusikan, sehingga menghabiskan stok kertas tulis.

Salah satu tulisan yang terkenal berjudul,"Syair lirik untuk ibukota tiga kerjaaan dari Wei, Shu dan Wu." Menurut catatan sejarah, diperlukan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan tulisan ini. Sejarah syair lirik termasuk adat istiadat, kebiasaan, dan kehidupan sehari hari dari tiga kota; judul dari buku tersebut saja telah menunjukkan satu dari gayanya yang tertentu, dan subjek dari tulisannya.

Setelah horor Revolusi Kebudayaan berlanjut dengan hampir enam puluh tahun berkuasanya pemerintahan Partai Komunis China, merangkul kembali kebudayaan China kuno akan sangat berharga bagi rakyat China. Rakyat China dapat kembali kepada akal sehat, dan percaya akan nilai nilai kebudayaan kuno dari bangsanya. [Lenna Wang / Samarinda] Sumber: Erabaru

PESAN KHUSUS

Silahkan kirim berita/artikel anda ke ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id

MENU LINKS

http://berita.tionghoanews.com
http://internasional.tionghoanews.com
http://budaya.tionghoanews.com
http://kehidupan.tionghoanews.com
http://kesehatan.tionghoanews.com
http://iptek.tionghoanews.com
http://kisah.tionghoanews.com

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: INTERNASIONAL

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA